Koleksi Dari Irian Jaya/Papua – US Military Dog Tag

Koleksi Dari Irian Jaya/Papua
– US Military Dog Tag

Oleh Surya Yuli Sulatio

<B>HOBI<P> mengumpulkan United States (US) Military Dog Tag atau kalung identitas tentara Amerika, saya lakukan ketika masih SMP di Irian Jaya (Provinsi Papua). Di Papua istilah dog tag lebih dikenal dengan sebutan peneng. Pada saat itu sekitar tahun 1987-an, ada kebanggaan bagi remaja bila bisa mengalungkan peneng, peninggalan tentara Amerika Serikat dalam Perang Dunia II tersebut. Hanya rasa bangga saja, meskipun banyak yang tidak mengetahui apa sebenarnya dog tag/peneng, hehehe… Mungkin karena susah mencarinya.
Di wilayah Papua banyak sisa-sisa peninggalan tentara Amerika. Berdasarkan catatan sejarah, General Mac Arthur, Panglima Armada VII Amerika telah membangun markas di Jayapura, Irian Jaya, yang digunakan sebagai base untuk menyerang balik dan melumpuhkan Jepang. Sehingga di wilayah Papua terdapat beberapa pantai tempat pendaratan tentara Amerika, base atau markas, kendaraan perang, dan lainnya. Di beberapa hutan belantara yang belum terjamah, banyak tentara Amerika diduga hilang, tewas karena sergapan (ambush) tentara Jepang, atau tersesat. Kemungkinan beberapa di antaranya tewas dan oleh penduduk sekitar, dog tag yang dikalunginya diambil.
Ada beberapa dog tag yang bisa saya kumpulkan. Ada yang dari pemberian teman, mencari, hingga membeli dengan cara merogoh uang saku jajan ke beberapa warga asli Papua, terutama beberapa peneng yang saya nilai cukup bagus. Beberapa warga yang memberikan peneng itu mengungkapkan, dog tag merupakan simpanan orang tua, yang diambil dari beberapa tempat.
Awalnya mereka menganggap bahwa peneng itu hanya berisi tulisan dan angka-angka saja, tanpa mengetahui maknanya. Belakangan baru diketahui, dog tag merupakan kalung identitas tentara Amerika. Bahan dog tag dikenal antikarat. Kami menyebutnya dibuat dari besi putih. Saat ditemukan biasanya buram, dan dengan menggunakan brasso atau cairan pengkilap, maka peneng kembali seperti semula. Meskipun ada yang mengalami rusak karena faktor usia.
Di lempeng dog tag biasanya tertulis nama prajurit dan nomor prajurit (seperti NRP bagi anggota TNI/Pori). Beberapa di antaranya ada yang menambahkan nama istri/pacar, alamat, kota asal, dan identitas lainnya. Ada beberapa pula peneng yang saya dapat tanpa ada tulisan apa pun. Beberapa teman menyebut, mereka adalah special soldier, sehingga tidak dimasukkan identitas pribadi.
Sementara kalungnya juga terbuat dari besi putih dengan ciri khas berbentuk butir-butir logam yang tersambungkan (seperti tasbih). Umumnya rangkaian kalung tersebut cepat rusak, karena faktor usia. Setelah beberapa tahun tidak tersimpan dengan baik, butir-butir besi putih tersebut rontok, karena penyambungnya terputus.
Sulit Ditiru
Saat ini penggunaan dog tag masih menjadi tren di kalangan anak muda. Beberapa industri kerajinan rumah tangga telah mampu membuat dog tag dan membuat tulisan nama di lempeng dog tag. Namun, satu hal yang tidak bisa ditiru perajin, dog tag asli tentara Amerika, di salah satu bagian lempeng ada lekukan, sebagai ciri peneng asli. Sepertinya industri rumah tangga kesulitan membuat lekukan tersebut. Teman-teman Papua atau yang pernah domisili di provinsi itu, tahu betul ciri khas peneng yang asli atau tidak. Ada yang menyebutkan lekukan itu sebagai tumpuan gigi atas atau gigi bawah (digigit), ketika menahan sakit karena terluka tembakan atau bom. Sembari rekannya menyuntikkan morfin meredakan rasa sakit.
Kalau kita menonton film bergenre perang seperti Perang Dunia II, Korea, atau Perang Vietnam, pasti terlihat setiap prajurit menggunakan dog tag. Biasanya bila ada prajurit yang tewas dalam perang atau penyergapan (ambush), akan dikubur, dan salah satu penengnya dibawa oleh rekannya. Sementara peneng lainnya ditinggalkan di pusara prajurit Amerika itu bila dimakamkan. Atau ditinggalkan dan dimasukkan dalam bodybag (kantung jenazah) sebagai penanda, tanpa harus menulis lagi identitasnya .
Itu sekelumit cerita dog tag yang kebetulan saya mengoleksinya dan tersimpan rapi sejak remaja/SMP di Irian Jaya. Sejak awal dikumpulkan ada 15 koleksi. Beberapa di antaranya ada yang diminta teman. Daftar nama identitas US Military Dog Tag koleksi saya di antaranya :

  1. Herman Romero/38123112/T-42-43-A/ tertulis juga ada nama perempuan, mungkin istri atau pacarnya, Beatrice Romero/alamat Tokay Box 1/San Antonio.
  2. Urban Hasson/42030180/T43-44-A.
  3. William L Tobias/01542178/T-42-43-O.
  4. Hart Lester G/32633372/T-43-43-Q.
  5. Newberry Stanley/36436008/T-43.
  6. Nickly Thomas G/59036792/T42-43-G.
  7. Beberapa lainnya tanpa identitas. (r)
Koleksi US Military Dog Tag
Koleksi US Military Dog Tag
US Military Dog Tag
US Military Dog Tag
Iklan

2 pemikiran pada “Koleksi Dari Irian Jaya/Papua – US Military Dog Tag

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s