Entrepreneur Muda Kembangkan Batik Pekalongan – Rambah Pasar Semarang

Entrepreneur Muda Kembangkan Batik Pekalongan
– Rambah Pasar Semarang

TARGET pemasaran batik untuk kalangan kelas menengah ke bawah, menjadi sasaran Ariawan (28), entrepreneur muda asal Pekalongan. Dia merupakan perajin batik khas pekalongan, yang merintis usaha dari penjaja jalanan. Setelah membuka konter displai batik di Jl Pahlawan Kota Salatiga 2013 lalu, dia memberanikan diri membuka lagi konter Batik Raja di Jl Thamrin No 90, Semarang Tengah.
Konternya menjadi tempat displai dan pemasaran seluruh batik printing industri rumahan di Pekalongan, yang telah dikelolanya beberapa tahun ini. Tempat itu melayani eceran dan grosir berbagai motif batik, mulai dari bahan baku hingga pakaian jadi. Harga yang ditawarkan relatif murah, karena memang untuk kalangan kelas menengah ke bawah, dengan harga mulai Rp 20 ribu/potong. ”Saya perlu mengembangkan sayap, dengan membuka displai dan tempat penjualan semua produk batik pekalongan yang telah saya produksi,” Ariawan, didampingi istrinya Sonia Gabriella asal Salatiga, kemarin.
Selain memproduksi dan menjual batik printing dengan motif khas pekalongan, Ariawan juga memproduksi batik dengan motif khas dari beberapa daerah. Dengan kemampuannya, Ariawan mampu mengkreasikan batik printing dengan motif menyerupai songket kalimantan, rang-rang lombok, mega mendung cirebon, dan lainnya.
Semangat dan kerja keras Ariawan sebagai entrepreneur muda, patut dicontoh. Dia telah mengembangkan usaha dari nol, hingga bisa memiliki rumah produksi dan toko pemasaran. Dengan modal seadanya, usahanya berawal dengan memborong berbagai jenis bahan batik dan pakaian jadi dari para perajin batik Pekalongan. Kemudian menjualnya ke beberapa kota, seperti Bandung, Semarang, Solo, dan lainnya, dan sukses meraih keuntungan.
Ariawan pun kerap mendapat pesanan motif batik khas pekalongan dan beberapa motif daerah lainnya. Lalu dia memberanikan diri membuat rumah produksi batik kecil-kecilan di Pekalongan. Kemudian bekerja sama dengan sejumlah konfeksi rumah tangga untuk membuat pakaian pria dan wanita, yang kemudian dijualnya sendiri. Usaha itu pun terus berkembang. Tidak hanya pakaian, dia juga membuat berbagai aksesori, seperti tas dan dompet dari batik. (Surya Yuli P-)

Ariawan dan istrinya menunjukkan koleksi batik printing motif Nusantara di konter Batik Raja Jl Thamrin, Semarang Tengah.
Ariawan dan istrinya menunjukkan koleksi batik printing motif Nusantara di konter Batik Raja Jl Thamrin, Semarang Tengah.
Iklan

Satu pemikiran pada “Entrepreneur Muda Kembangkan Batik Pekalongan – Rambah Pasar Semarang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s