Berinisiatif Lakukan Aksi Kemanusiaan – Komunitas Relawan Salatiga Peduli

<B>KOMUNITAS<P> Salatiga Peduli, telah berdiri di Kota Salatiga sejak 2006 ketika gempa bumi Yogyakarta terjadi. Saat itu tercetus ide membantu korban gempa Yogyakarta dengan berbagai cara, guna meringankan penderitaan yang dihadapi warga. Mulai dari mengumpulkan bahan makanan, peralatan kebutuhan sehari-hari, dan lainnya. Mereka pun bergabung dengan berbagai komunitas lainnya di Yogyakarta dan menggelar dapur umum.
Setiap terjadi bencana, komunitas relawan ini juga kerap muncul. Di antaranya ketika bencana meletusnya Gunung Merapi, Gunung Kelud, banjir di pantura, dan beberapa daerah lainnya. Dalam perjalanannya, Salatiga Peduli tidak pernah mengalami surut kegiatan, setelah tidak ada bencana. Tetapi berupaya menggagas kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Setiap kegiatannya pun, Salatiga Peduli tidak jarang bersama-sama kelompok dan komunitas relawan lainnya, baik di Kota Salatiga atau daerah lainnya. Kegiatan yang digagas di antaranya melakukan penanaman pohon di berbagai daerah, seperti di sekitar Gunung Merbabu, Gunung Merapi, dan Gunung Ungaran. Relawan Salatiga Peduli yang dikoordinir Santo Handoyo, warga Dukuh Pancaran Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir Salatiga tersebut, juga menggelar kegiatan di wilayah yang cukup jauh. Di antaranya Pekalongan, dengan menggandeng komunitas daerah tersebut, melakukan penanaman mangrove.
Mereka juga bekerja membantu kegiatan bedah rumah warga tidak mampu di Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, dan daerah lainnya. Kemudian menggagas pembuatan pembangkit listrik dan jaringannya di beberapa desa di kaki Gunung Ungaran. Beberapa waktu lalu, pascakebakaran di Gunung Merbabu, Relawan Salatiga peduli pun melaksanakan aksi sosial penanaman pohon dan memperbaiki sistem jaringan air bagi warga. Biasanya setelah kebakaran hutan gundul dan sistem saluran air di sekitar Gunung Merbabu bagi warga sekitarnya juga terganggu. Saluran air dari pipa plastik dan pipa besi banyak yang rusak serta bergeser. Dengan peralatan seadanya, mereka pun melakukan perbaikan, dengan cara menambal pipa yang bocor dan retak dengan karet ban. Kemudian mengganti pipa pralon yang rusak. ”Kami melakukan semua ini atas dasar kepedulian dan sosial. Kami ingin kerja kelompok relawan ini bisa bermanfaat bagi orang banyak. Tidak ada keinginan kami untuk mencari imbalan atas jasa kami. Semuanya demi kemanusiaan,” kata Santo Handoyo. Pria yang merelakan mobil DaihatsuTaft miliknya untuk ambulans gratis tersebut berharap, agar aksi mereka kelak akan dilanjutkan oleh anak cucu dan generasi penerus. (<B>Surya Yuli P-<P>)

Relawan Salatiga Peduli melakukan pengecekan dan perbaikan saluran pipa air di lereng Gunung Merbabu, pascakebakaran
Relawan Salatiga Peduli melakukan pengecekan dan perbaikan saluran pipa air di lereng Gunung Merbabu, pascakebakaran
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s